Dhapur Pasopati melambangkan senjata pusaka yang sarat makna ketepatan, keadilan, dan ketegasan dalam menegakkan kebenaran. Nama Pasopati merujuk pada panah sakti Arjuna, simbol kemampuan memilih sasaran dengan jernih dan bertindak tanpa keraguan. Keris ini mencerminkan pribadi yang mampu menguasai diri, berpikir matang, serta berani mengambil keputusan penting demi kemaslahatan yang lebih luas.
Pamor Bonang Rinenteng, dengan pola beruntai menyerupai bilah-bilah bonang dalam gamelan, melambangkan keselarasan, keteraturan, dan irama kehidupan yang seimbang. Pamor ini menjadi doa agar pemiliknya mampu menjaga harmoni antara pikiran, perasaan, dan tindakan, serta memperoleh dukungan dalam jejaring sosial dan kepemimpinan.
Perpaduan Pasopati dan Bonang Rinenteng menghadirkan pusaka yang menegaskan bahwa ketegasan harus dibingkai oleh kebijaksanaan dan keselarasan. Ia mengajarkan bahwa kekuatan sejati adalah ketepatan langkah yang selaras dengan nilai-nilai luhur kehidupan.