Keris Dhapur Pasopati Berpamor Bonang Rinenteng Era HB VII

No. SIP: 0102.A/TA/XII/2025

Filosofi Pusaka

Dhapur Pasopati melambangkan senjata pusaka yang sarat makna ketepatan, keadilan, dan ketegasan dalam menegakkan kebenaran. Nama Pasopati merujuk pada panah sakti Arjuna, simbol kemampuan memilih sasaran dengan jernih dan bertindak tanpa keraguan. Keris ini mencerminkan pribadi yang mampu menguasai diri, berpikir matang, serta berani mengambil keputusan penting demi kemaslahatan yang lebih luas.

Pamor Bonang Rinenteng, dengan pola beruntai menyerupai bilah-bilah bonang dalam gamelan, melambangkan keselarasan, keteraturan, dan irama kehidupan yang seimbang. Pamor ini menjadi doa agar pemiliknya mampu menjaga harmoni antara pikiran, perasaan, dan tindakan, serta memperoleh dukungan dalam jejaring sosial dan kepemimpinan.

Perpaduan Pasopati dan Bonang Rinenteng menghadirkan pusaka yang menegaskan bahwa ketegasan harus dibingkai oleh kebijaksanaan dan keselarasan. Ia mengajarkan bahwa kekuatan sejati adalah ketepatan langkah yang selaras dengan nilai-nilai luhur kehidupan.

Galeri Foto Pusaka

Identifikasi Pusaka

Tangguh/Estimasi Era: HB VII

Wilah

Panjang Wilah: 35 cm
Jumlah Luk: Lurus
Dhapur: Pasopati
Pamor: Bonang Rinenteng
Gaya/Langgam Wilah: HB VII
Panjang Gonjo: 8.5 cm
Jenis Gonjo: Ganja Lurus
Panjang Pesi: 8 cm

Warangka

Bahan Warangka: Kayu Timoho Sembur
Gaya/Langgam Warangka: Gayaman Yogya
Pendok: Slorok Perak Sepuh Emas Motif Semen Gurdo Polos

Gagang/Hulu

Mendak: Perak Sepuh Emas dengan Intan
Bahan Gagang/Hulu: Gagang Kayu
Detail Bahan Gagang/Hulu: Kayu Tayuman
Langgam Gagang/Hulu: Putri Kinurung

Pemilik

  1. Adam
  2. GBPH Yudhaningrat (2020)

Edukator

  1. Wahyu Eko Setiawan
  2. Budi Susilo

Identifikasi Digital

QR Code https://tosanaji.id/?p=4371
https://tosanaji.id/profil-pusaka/0102-a-ta-xii-2025/4371/