Dhapur Tilam Upih melambangkan pribadi yang bersahaja, tenang, dan berjiwa pelindung. Bentuknya yang sederhana menyerupai alas tidur mencerminkan sifat pemilik yang menghadirkan rasa aman, keteduhan, dan ketenteraman bagi lingkungan sekitarnya. Keris ini pantas dimiliki oleh mereka yang mampu menjadi sandaran, menenangkan kegelisahan, serta menjaga harmoni dalam keluarga dan masyarakat. Tilam Upih mengajarkan bahwa kekuatan sejati terletak pada kesabaran, penguasaan diri, dan kesanggupan merawat kehidupan dengan hati yang lapang.
Pamor Ngulit Semongko, dengan motif menyerupai kulit semangka, menjadi doa agar pemiliknya mudah bergaul, disenangi banyak orang, dan memiliki jejaring rezeki yang luas. Seperti manisnya buah semangka di balik kulitnya, pamor ini melambangkan kebaikan batin yang memikat simpati. Perpaduan Tilam Upih dan Ngulit Semongko menghadirkan pusaka yang memancarkan keteduhan pribadi sekaligus kelapangan jalan rezeki, bermanfaat bagi diri, keluarga, dan sesama.
Tinatah telung wedana. Motif tinatah di wungwungan gonjo berupa lunglungan tretes berlian. Motif tinatah di wilah berupa makoro.