Keris Sumenep Dhapur Jaka Lola Abad XVIII

No. SIP: 0081.A/TA/XI/2025

Filosofi Pusaka

Dhapur Jaka Lola melambangkan pribadi yang tekun, sabar, dan teguh dalam menjalani proses kehidupan. “Jaka” bermakna pemuda yang penuh semangat, sedangkan “Lola” merujuk pada sikap tekun dan telaten. Pusaka ini menggambarkan seseorang yang tidak tergesa-gesa, yang memahami bahwa setiap tujuan besar memerlukan ketekunan, kesabaran, serta kematangan langkah. Ia mencerminkan pribadi yang mampu menjaga diri, menahan gejolak, dan tetap fokus pada jalan yang benar meski banyak rintangan menghadang. Jaka Lola menjadi simbol perjalanan batin yang terarah dan diolah dengan kedewasaan.

Pamor Ron Genduru menambahkan makna keseimbangan dan kestabilan. Motifnya yang menyerupai pelepah daun melambangkan keteduhan, keteraturan, dan kemampuan menenangkan perasaan orang di sekitarnya. Ron Genduru juga menjadi doa agar pemiliknya diberi keajegan hati, kemampuan menimbang dengan jernih, serta keberuntungan yang datang melalui konsistensi.

Perpaduan Jaka Lola dan Ron Genduru menghadirkan filosofi pribadi yang sabar, terarah, seimbang, dan membawa ketenangan bagi lingkungan.

Galeri Foto Pusaka

Identifikasi Pusaka

Tangguh/Estimasi Era: Abad XVIII

Wilah

Panjang Wilah: 36 cm
Jumlah Luk: Lurus
Dhapur: Jaka Lola
Pamor: Ron Genduru (Madura: Bulu Ayam)
Gaya/Langgam Wilah: Sumenep
Panjang Gonjo: 7 cm
Jenis Gonjo: Ganja Lurus
Panjang Pesi: 7.5 cm
Jenis Pesi: Bulat

Warangka

Bahan Warangka: Kayu Kemuning
Gaya/Langgam Warangka: Daunan Sumenep
Pendok: Bahan Gongso Dihiasi Batu Kecubung

Gagang/Hulu

Mendak: Kendit Perak dengan Batu Intan
Selut: Selut Berbahan Perak
Bahan Gagang/Hulu: Gagang Gading
Langgam Gagang/Hulu: Walang Kopo (Madura: Kojhuk Marenges)

Pemilik

  1. Raden Bagus Ahmad Hidayatullah
  2. Nono Enjoy (2025)

Edukator

  1. Wahyu Eko Setiawan
  2. Budi Susilo

Identifikasi Digital

QR Code https://tosanaji.id/?p=3542
https://tosanaji.id/profil-pusaka/0081-a-ta-xi-2025/3542/