Keris Luk 13 Parung Sari Era Sultan Agung Guling Mataram

No. SIP: 0047.G/TA/IX/2025

Sejarah Pusaka

Pusaka ini diperoleh dari salah seorang cucu PB IX tahun 2010.

Filosofi Pusaka

Dhapur Parung Sari menggambarkan pribadi yang menebarkan kebaikan seperti bunga yang semerbak harumnya. “Parung Sari” diibaratkan bunga yang tumbuh di tengah kehidupan, menghadirkan keindahan, ketenangan, dan manfaat bagi siapa saja yang mendekat. Pusaka ini mencerminkan pemilik yang berhati lembut, lapang, serta terbiasa menyenangkan sesama melalui tutur, sikap, dan perbuatan. Mereka adalah pribadi yang kehadirannya menentramkan, mampu meredakan suasana, dan menebarkan aura positif di manapun berada. Parung Sari mengajarkan bahwa keharuman budi adalah pusaka sejati—keindahan yang tidak pudar meski waktu berjalan.

Pamor Pedharingan Kebak, menyerupai lumbung padi penuh, menambah makna kelimpahan dan keberkahan hidup. Pamor ini menjadi doa agar rezeki selalu cukup, kebutuhan terpenuhi, dan hati senantiasa lapang. Lebih dari sekadar materi, ia melambangkan kelimpahan rasa syukur, ketenangan, dan kemampuan berbagi kepada orang lain.

Perpaduan Parung Sari–Pedharingan Kebak mencitrakan pribadi yang harum budi, penuh berkah, dan membawa manfaat luas bagi keluarga serta lingkungan.

Galeri Foto Pusaka

Identifikasi Pusaka

Tangguh/Estimasi Era: Sultan Agung Guling Mataram

Wilah

Detail Wilah:

Bahan wilah dari besi karang kijang pulosani. Pamor mengandung meteor . Ada tinatah emas panji wilis pada gandik

Panjang Wilah: 38 cm
Jumlah Luk: Luk 13
Dhapur: Parung Sari
Pamor: Pedharingan Kebak
Gaya/Langgam Wilah: Sultan Agung
Panjang Gonjo: 8.5 cm
Jenis Gonjo: Ganja Lurus
Panjang Pesi: 4 cm
Jenis Pesi: Bulat

Warangka

Bahan Warangka: Cendono Wangi
Gaya/Langgam Warangka: Gayaman Surakarta
Pendok: Blewah Kemalo Templek Merah

Gagang/Hulu

Mendak: Perak Permata Intan
Selut: Perak Permata Intan Jeruk Pecel
Bahan Gagang/Hulu: Gagang Kayu
Detail Bahan Gagang/Hulu: Kayu Tayuman
Langgam Gagang/Hulu: Yudhowinatan

Pemilik

  1. Cucu PB IX
  2. Warsito Soepadmo (2010)

Edukator

  1. Wahyu Eko Setiawan
  2. Budi Susilo

INFORMASI PUSAKA

Catatan mahar pusaka:

  1. Rp 17.500.000 (2010)
  2. Rp 85.000.000 (2025)

Hubungi Admin TosanAji.id: +62823-3355-5858

Identifikasi Digital

QR Code https://tosanaji.id/?p=3769
https://tosanaji.id/profil-pusaka/0047-g-ta-ix-2025/3769/
Identifikasi Gratis

Identifikasi koleksi pusaka Anda TANPA BIAYA.

Dapatkan informasi dasar mengenai dhapur, pamor, dan perkiraan masa pembuatan (sepuh atau yasan enggal/kamardikan)